PENGGUSURAN DAN KEPEMILIKAN PUBLIK

Satpol PP bentrok fisik dengan  massa di Tanjung Priok, Jakarta. Demikian diberitakan Suara Merdeka 15 April 2010 lalu. Bentrokan tersebut dan berita-berita sejenis benar-benar mengganggu perasaan penulis sebagai anggota masyarakat. Sebuah bentrokan yang tidak semestinya terjadi. Bentrokan yang hanya memperebutkan sebidang tanah aset publik, yang memiliki nilai tak terhingga secara psikis bagi masyarakat setempat. Hingga keselamatan jiwapun dipertaruhkan demi mempertahankannya.

Ironis memang. Satpol PP sebagai aparat negara harus melakukan kekerasan pada warga negara. Penulis yakin bahwa bentrokan tersebut bertentangan dengan hati nurani anggota Satpol PP. Namun Satpol PP hanyalah alat. Ya, hanya seperangkat alat yang dimiliki penguasa sebagian wilayah negeri ini. Satpol PP hanyalah wayang yang digerakkan oleh dalang yaitu para penguasa. Para penguasa/pejabat mestinya sadar filosofi pembentukan negara. Bahwa sebuah negara dibentuk oleh publik untuk melindungi warga negaranya. Jadi negara adalah alat masyarakat untuk melindungi dirinya. Jadi apapun alasannya, penganiayaan oleh aparat negara kepada warganya adalah salah secara filosofis.

Penggusuran pedagang pasar, pedagang kakilima dan gubuk-gubuk liar sangat sering kita saksikan dilayar kaca rumah kita. Para tergusur tersebut adalah warga negara yang selama ini tidak menggantungkan hidupnya pada negara. Mereka bukan pencuri harta negara dan bukan pula parasit buat negara. Kemandirian mereka dalam hidup walaupun apa adanya dan semrawut perlu mendapat penghargaan dari pemerintah. Sejatinya negara ini adalah milik seluruh elemen bangsa. Adalah salah bila para pejabat negara mengatur negara ini dengan mengorbankan warga negaranya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: