Kekurangan Rudal Negara Berkembang.

Sengketa Iran dan Amerika Serikat kian meningkat. Iran memamerkan kekuatan rudalnya yang memiliki jangkauan yang memadai. Menyimak pengalaman Irak dan Libia menghadapi Amerika serikat, negara berkembang pemilik teknologi rudal perlu mawas diri.

Kemampuan sebuah rudal tidak hanya terletak pada hulu ledak dan jangkauannya. Sebuah rudal harus punya kemampuan menghindari radar musuh, tidak mudah dikecoh, dan memiliki kecepatan melebihi rudal anti rudal.

Untuk menghindari radar musuh, sebuah rudal harus memiliki kemampuan terbang rendah dan terbuat dari dari bahan yang tidak mudah memantulkan gelombang yang dikonstruksi untuk untuk menghamburkan gelombang radio. oleh karena itu pemilik rudal harus menguasai teknologi bahan dan teknologi permukaan yang memadai sebagai penyempurna rudal yang dimilikinya.

Sebuah rudal yang mudah dikecoh oleh radar musuh tidak ada gunanya, sebab rudal tersebut akan selalu tidak tepat sasaran. Hal ini sangat berbahaya, sebab rudal tersebut bisa jadi justru akan menghancurkan sasaran sipil. Oleh karena itu sebuah rudal harus dilengkapi piranti digital kecepatan tinggi untuk menganalisis gelombang-gelombang pengganggu.

Pengalaman terhadap rudal Irak menunjukkan bahwa rudal-rudal Irak dengan mudahnya dirontokkan oleh rudal anti-rudal milik Amerika Serikat. Maka tidak ada gunanya jika dalam peperangan sebuah rudal yang ditembakkan berhasil dihancurkan musuh di udara. Sebagai solusinya rudal yang ditembakkan harus memiliki kecepatan tinggi tidak terkejar oleh rudal musuh. (oleh : Darto, S.Pd)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: